Alkisah suatu ketika, saatku bolos sekolah(cuma ceritanya doank kalo beneran sih gw belum pernah). Di YM kubercerita, temanku pun menambah-nambah.
Kubilang ku sedang jatuh cinta - falling in love bahasa kerennya. Ia pun percaya dan kontan bertanya-tanya.
Ia pun setuju ketika kupinta untuk menuliskan rayuan gombalnya..
Katanya sich ga perlu mikir, spontanitas saja dan inilah hasilnya (setelah melewati badan sensor 17 plus):
kau lah cewe yg tercuantoek sepanjang abad
tiada org lain yg mengalahkanmu..
hanya kau yg ada di hatiku
tiada yg bisa menggantikan dirimu..
walaupun kamu tak merasakan apa yg km rasakan..
aku akan tetap menunggu sampai kapan pun
sedalam apapun samudera akan kusebrangi
sejauh apapun kau pergi akan kujemput
karena cintaku padamu tak terhingga
--selesai---
Memikirkan begitu narcisnya temanku ini dan ternyata ada juga cowok tak tahu malu seperti ini.
'Cinta tak pandang Malu'
Aku jadi syok dan tak berkata-kata lagi.
'Akan ku cari tau fb or fs nya roy... rumahnya , assetnya, dan cw di sekelilingnya.'
Kontan aku pun connect kembali, temanku yang satu ini(cowok loh) hanya mengincar asetnya si Nita. Bagaimana mungkin dia suka beneran ama cowok jelek, gendut, dan culun seperti temen gw satu ini.
'Mungkin cintamu tak padang malu'
'Hanya pandangi uang di saku'
'Cape d'
